Berita Terkini

DI RUANG SIDANG WARGA TUDING PROGRAM BUPATI DAIRI TIDAK PRO RAKYAT

Tommy Tambunan mengamuk di
kantor DPRD Kab. Dairi Jumat (21/9)
SIDANG DPRD DAIRI RICUH.


Sidikalang, Sidang penyampaian nota pengantar RAPBD 2012 Kabupaten Dairi berlangsung ricuh. Seorang warga jumat (21/9) nekat melakukan aksi protes didalam ruang sidang saat sidang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wib.

Aksi ini dilakukannya ketika mendengar para anggota dawan ini menolak persetujuan terhadap Ranperda tentang laporan pertaggung jawaban pelaksanaan APBD DAIRI 2011 yang dilaksanakan sebelumnya dinilai cacat hukum. Tomy Tambunan salah satu warga sidikalang dan mantan anggota DPRD Kab.Dairi ini mengaku sangat kecewa dengan program-progran Bupati Dairi saat ini. Ia menganggap kalau kebijakan Bupati Dairi KRA Jhonny Sitohang Adinegoro tidak Pro rakyat.

Bupati Kab. Dairi dikonfirmasi wartawan
jumat (21/9)
Hal ini membuat dirinya memberanikan diri untuk mengugkapkan aspirasinya di kantor DPRD Dairi. Aksi instruksi Tomy ini membuat ruangan sidang menjadi heboh, Dari kursi belakang toni berteriak kalau kebijakan Bupati Dairi terlalu tidak pro rakyat. Aksinya ini membuat dirinya terpaksa di tarik keluar ruang sidang. 

Menurutnya Bupati Dairi dalam memimpin dairi selalu dengan dasar kepentingan sendiri. Sidang yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Dairi itu dihadiri oleh 26 anggota DPRD, Bupati Dairi, pimpinnan SKPD Kabupaten Dairi dan beberapa kelompok masyarakat. 

Di luar ruang sidang Tomy yang selama anggota DPRD selalu kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, mengaku sangat kecewa dengan kegiatan Pemerintah Kabupaten Dairi yang sering menutup jalan utama kota Sidikalang. Ia keberatan kalau jalan utama yang berada tepat di depan kantor Bupati itu selalu di tutup hanya karena kegiatan-kegiatan ceremonial belaka. Karena penutupan jalan itu, jalan harus dialihkan ke jalan yang lebih sempit sehingga terjadi kemacetan, apalagi jalan di tutup pagi hari saat aktifitas kantor berlangsung. 

Menurutnya ia sering terlambat mengahtar anaknya ke sekolah karena terjebak macet. “ Pagi tadi saya sampaikan keluhan saya ini langsung, dan Bupati bilang nanti kita pikirkan, saya bilang jangan hanya dipikirkan harus di tindak lanjuti” ungkapnya pada wartawan kesal. Dikatakannya jawaban Bupati itu terlalu merendahkan keluhannya, itulah sebabnya ia merasa emosi dan melakukan intruksi saat para wakil rakyat itu mengatakan menolak persetujuan terhadap Ranperda laporan pertaggungjawaban pelaksanaan APBD DAIRI 2011. 

Akibat kericuhan ini, Sidang terpaksa di tunda untuk waktu yang belum di tentukan. Bupati Dairi yang merasa telah dilecehkan meninggalkan ruang sidang. Ia menghimbau kepada seluruh SKPD dijajarannya meninggalkan ruang sidang itu. Kepada wartawan Bupati Dairi KRA. Jhonny Sitohang Adinegoro mengatakan penutupan jalan itu merupakan hal yang biasa. “Acara pesta masyarakat saja sering menutup jalan, apalagi ini acara kenegaraan” ungkapnya Sembari mengatakan kepada wartawan “itu ekspos kalau kamu jantan”. Ditambahkannya lagi saat ini JHONNY berencana untuk memindahkan kantor Bupati itu ke lokasi yang lebih strategis. Sementa itu, Pimpinan Sidang SUPARTO GULTOM tidak berbersedia di konfirmasi, Usai sidang Wakil ketua DPRD Dairi dari Fraksi demokrat ini langsung keluar dan pergi dengan kendaraan Dinasnya. (RS)

Berita terkait:

SHARE BERITA:


Alamat: Jl. Tiga Lingga No. 34 Km 6, Dairi, Sumatera Utara Kontak : 6285360048678, 6288261852757 Email : maha_lipan@yahoo.co.id, maha.lipan@gmail.com.

Hak cipta @ 2009-2014 MAHALIPAN Dilindungi Undang-undang | Designed by Mahalipan | Support by Templateism.com | Power by Blogger

Theme images by Gaussian_Blur. Powered by Blogger.